LEBAK — Dalam upaya menjaga akuntabilitas, efektivitas, serta capaian target Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak menyelenggarakan kegiatan Monitoring Kinerja Penyuluh KB Kecamatan se-Kabupaten Lebak.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan sebagai bagian dari penyusunan Laporan Hasil Evaluasi Penggunaan Dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Tahun Anggaran 2025–2026. Monitoring ini menjadi sarana krusial untuk mengukur sejauh mana efektivitas pendampingan lapangan yang telah dijalankan oleh para Jabatan Fungsional Penyuluh KB (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB) di 28 kecamatan.
Fokus Evaluasi dan Penguatan Kinerja Lapangan
Monitoring dan evaluasi ini mencakup beberapa indikator kunci tata kelola program dan anggaran di tingkat kecamatan, di antaranya:
- Evaluasi Capaian Program Bangga Kencana: Memetakan realisasi kepersertaan KB baru, keberlangsungan akseptor aktif, serta efektivitas kegiatan advokasi dan KIE (Komunikasi, Edukasi, dan Informasi) di desa/kelurahan.
- Akuntabilitas Penyerapan Dana BOKB: Memastikan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik BOKB TA 2025–2026 terserap secara tepat sasaran, akuntabel, dan transparan sesuai dengan juknis operasional yang berlaku.
- Penguatan Pendampingan Percepatan Penurunan Stunting: Memastikan sinergi kader DASHAT, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta pos pelayanan KB di tingkat Kampung KB berjalan secara konvergen.
- Integrasi Pencatatan dan Pelaporan Digital: Mengidentifikasi kendala teknis serta meningkatkan kepatuhan pelaporan berkala melalui sistem aplikasi SIGA (Sistem Informasi Keluarga) dan SIRIKA.
Mengukuhkan Peran Penyuluh KB sebagai Ujung Tombak
Melalui monitoring berkala ini, pimpinan dan tim teknis DP3AP2KB Kabupaten Lebak memberikan arahan serta solusi konkret atas berbagai tantangan operasional yang dihadapi lini lapangan.
Para Penyuluh KB didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat koordinasi dengan jajaran pemerintah kecamatan dan desa, serta menjaga integritas dalam mengawal program-program strategis daerah.
"Penyuluh KB adalah garda terdepan pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga dan menekan angka stunting di Kabupaten Lebak. Monitoring evaluasi BOKB ini bukan hanya urusan administrasi anggaran, tetapi bentuk komitmen kita bersama agar setiap rupiah dana negara memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat."
Sinergi Berkelanjutan demi Kabupaten Lebak Sejahtera
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus mengawal hasil evaluasi BOKB ini sebagai bahan perbaikan kebijakan dan perencanaan anggaran pada periode selanjutnya.
Dengan kinerja Penyuluh KB yang makin solid dan akuntabel, diharapkan target penekanan stunting serta terwujudnya keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera di Kabupaten Lebak dapat tercapai secara maksimal.
Writer & Editor : Dio Riksa A, 2026