Dorong Kemandirian Perempuan dan Ketahanan Keluarga, DP3AP2KB Lebak Dampingi Verifikasi Lapangan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Desa Maja
bro admin | 30 Oktober 2026 | Dibaca 1 kali

LEBAK – Upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perempuan serta pengokohan pilar keluarga terus didorong di Kabupaten Lebak. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak mendampingi secara langsung pelaksanaan Penilaian dan Verifikasi Lapangan Program Ruang Bersama Indonesia (RBI) oleh tim penilai dari DP3AKKB Provinsi Banten pada Jumat (30/10/2026).


Kegiatan yang berpusat di Desa Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak ini menjadi momentum strategis dalam mengukur implementasi program pemberdayaan berbasis komunitas. Inisiatif Ruang Bersama Indonesia (RBI) difokuskan sebagai wadah kolaboratif untuk mempercepat kemandirian ekonomi, peningkatan wawasan sosial perempuan, serta pembangunan ketahanan keluarga yang berdaya saing, kokoh, dan harmonis di tingkat pedesaan.


Dihadiri Tim Juri dan Tokoh Organisasi Perempuan Banten

Proses verifikasi lapangan ini mendapat perhatian langsung dari tingkat provinsi. Hadir bertindak sebagai salah satu tim juri penilai, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Hj. Ima Narulita Dimyati.

Kehadiran tim penilai bertujuan untuk memvalidasi keselarasan antara data capaian administratif dengan realitas implementasi program di lapangan. Aspek evaluasi mencakup:

  • Keaktifan kelompok perempuan dalam berbagai program pelatihan keterampilan dan literasi keluarga.
  • Pola komunikasi serta resolusi konflik berbasis keluarga di tingkat akar rumput.
  • Integrasi peran kader desa dan kelembagaan lokal dalam mengawal isu perlindungan anak dan pencegahan kekerasan domestik.


Penguatan Fondasi Keluarga sebagai Pilar Pembangunan Daerah

Pendampingan oleh DP3AP2KB Kabupaten Lebak memastikan bahwa program Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Desa Maja tidak berhenti sebatas ajang kompetisi atau evaluasi berkala, melainkan berkembang menjadi model percontohan (pilot project) yang berkelanjutan bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Lebak.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kewanitaan, dan aparatur desa, keberadaan ruang temu dan edukasi perempuan seperti RBI diharapkan mampu mencetak perempuan-perempuan yang mandiri secara sosial maupun ekonomi, sekaligus menjadi benteng utama dalam membentuk generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkarakter.


Writer & Editor : Dio Riksa A, 2026

BAGIKAN :