Beraksi untuk Gizi Keluarga: DP3AP2KB Lebak Latih Kader DASHAT di Cipanas, Muncang, Sobang, dan Lebakgedong
bro admin | 14 Juli 2026 | Dibaca 10 kali

LEBAK, DIGITAL NEWS — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lebak terus bergerak secara masif dan berkelanjutan hingga ke wilayah pelosok desa. Sebagai bagian dari rangkaian penanganan gizi dari akar rumput, DP3AP2KB Kabupaten Lebak kembali menggelar Pelatihan bagi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Tahun Anggaran 2026 pada Selasa (14/7/2026).

Pelatihan hari kedua ini berfokus pada penguatan kapasitas kader di empat zona kecamatan prioritas, yaitu Kecamatan Cipanas, Muncang, Sobang, dan Lebakgedong. Langkah ini bertujuan untuk menggembleng para kader desa agar mampu menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal.

Mengoptimalkan Potensi Pangan Lokal di Wilayah Pegunungan dan Pedesaan

Empat wilayah kecamatan sasaran kali ini memiliki kekayaan hasil alam dan pangan lokal yang melimpah. Melalui program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), para kader diajak untuk memaksimalkan bahan makanan lokal yang terjangkau, mudah didapat, namun kaya akan nutrisi makro dan mikro.

"Kunci utama pencegahan stunting terletak pada pemenuhan gizi seimbang sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Melalui DASHAT, kita mengedukasi kader agar mampu mengolah bahan pangan lokal seperti telur, ikan air tawar, kelor, serta aneka olahan nabati menjadi santapan lezat dan bergizi tinggi."
Sasaran Utama Pendampingan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)

Para kader DASHAT yang dilatih di Cipanas, Muncang, Sobang, dan Lebakgedong dibekali panduan teknis untuk melakukan intervensi gizi kepada tiga kelompok sasaran kunci:

Kelompok SasaranFokus Pengayaan Gizi & Pendampingan Kader
1. Ibu HamilPemberian nutrisi seimbang kaya zat besi, asam folat, dan protein untuk mencegah anemia serta meminimalkan risiko bayi lahir stunting (BBLR).
2. Ibu MenyusuiPeningkatan kualitas asupan pangan ibu guna mendukung pemberian ASI Eksklusif secara maksimal selama 6 bulan pertama kehidupan anak.
3. Balita & Baduta (Bawah Dua Tahun)Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) kaya protein hewani untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak.
3 Penguatan Utama Kapasitas Kader DASHAT 2026

Pelatihan interaktif ini menekankan tiga pilar keterampilan praktis yang wajib dikuasai oleh setiap kader di lapangan:

  1. Teknik Pengolahan dan Higiene Pangan: Memahami metode memasak yang tepat agar kandungan vitamin dan mineral tidak rusak, sekaligus menjaga standar kebersihan dalam penyiapan hingga penyajian makanan.

  2. Variasi Menu Bergizi & Terjangkau: Mengkreasi resep olahan lokal yang bervariasi, menarik selera makan balita, dan hemat dari sisi biaya keluarga.

  3. Komunikasi Efektif dan Konseling Keluarga: Meningkatkan kemampuan kader dalam menyampaikan edukasi pola makan dan pengasuhan sehat secara persuasif kepada keluarga berisiko stunting.

Sinergi Komunitas demi Generasi Lebak Sehat dan Berprestasi

Pelaksanaan pelatihan kader DASHAT di Cipanas, Muncang, Sobang, dan Lebakgedong ini diharapkan mampu memperkokoh fungsi Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai pusat edukasi gizi di tingkat desa. DP3AP2KB Kabupaten Lebak mengimbau seluruh jajaran kecamatan, perangkat desa, kader PKK, dan tokoh masyarakat untuk terus bergotong-royong mengawal kesuksesan program DASHAT.

Mari dukung terus langkah nyata para kader dalam mengolah bahan pangan lokal bergizi demi menciptakan generasi Lebak yang sehat, mandiri, cerdas, dan berprestasi!


Writer & Editor : Dio Riksa A, 2026

BAGIKAN :