Persiapan Matang Saba Budaya Menteri Kemendukbangga: Pj Sekda dan DP3AP2KB Lebak Matangkan Agenda Strategis di Leuwidamar
bro admin | 17 April 2026 | Dibaca 5 kali

RANGKASBITUNG – Pemerintah Kabupaten Lebak tengah melakukan persiapan intensif guna menyambut kunjungan kerja berskala nasional. Dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak, koordinasi lintas sektor terus dikebut bersama jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Perwakilan BKKBN Provinsi Banten.

Koordinasi maraton ini bertujuan mematangkan seluruh rangkaian persiapan teknis jelang agenda Saba Budaya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Kepala BKKBN RI. Kegiatan yang mengusung misi utama Pemantauan Program Bangga Kencana di Wilayah Pedalaman Banten Tahun 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 29–30 April 2026, berpusat di SPPG Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Fokus Intervensi Spesifik di Wilayah Adat Baduy

Kunjungan kerja Menteri Kemendukbangga ke Bumi Multatuli kali ini memiliki nilai strategis dan kultural yang sangat tinggi. Mengingat lokasi sasaran berada di kawasan dengan karakteristik sosial budaya khusus, Pemerintah Kabupaten Lebak bersama mitra kerja telah memetakan empat poin fokus utama pelayanan:

1. Pelayanan Kesehatan Terpadu dan KB MKJP

Untuk memastikan pemenuhan hak kesehatan bagi masyarakat adat, pemerintah menyiapkan tim medis khusus yang akan melakukan pendampingan pelayanan langsung hingga ke wilayah Baduy Dalam. Agenda ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis bagi kelompok lanjut usia (lansia) serta pelayanan Keluarga Berencana menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti Implan dan IUD untuk menjaga jarak kelahiran yang sehat.

2. Mobilisasi SDM Lini Lapangan

Akselerasi program di lapangan akan diperkuat dengan menghadirkan 150 personil Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang menjadi ujung tombak edukasi di tingkat desa. Selain itu, kegiatan ini juga akan melibatkan secara aktif 50 orang perwakilan lansia dari wilayah setempat sebagai wujud implementasi program Lansia Tangguh.

3. Penyaluran Bantuan Sosial dan Program Bedah Rumah

Sebagai langkah nyata penanganan kemiskinan ekstrem dan pencegahan stunting dari hulu, telah disiapkan data Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang valid. Keluarga sasaran ini nantinya akan menerima bantuan pemenuhan nutrisi serta program bantuan bedah rumah yang akan diserahkan langsung oleh Menteri Kemendukbangga.

4. Optimalisasi Fasilitas Penunjang dan Logistik

Guna mendukung kelancaran operasional di lokasi, DP3AP2KB bersama BKKBN memastikan ketersediaan pasokan alat kontrasepsi (alkon) yang memadai. Layanan bergerak juga akan dimaksimalkan melalui pengerahan armada Mobile Cinta Keluarga (Mocuga), yang didukung penuh oleh sistem pengamanan terpadu dari aparat keamanan selama acara berlangsung.

Menjangkau yang Tak Terjangkau: Komitmen Layanan Inklusif

Pertemuan koordinasi yang digelar di tingkat daerah ini menegaskan bahwa keberhasilan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) harus bersifat inklusif—menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk masyarakat hukum adat yang tinggal di wilayah pedalaman.

Karakteristik geografis dan budaya di Kecamatan Leuwidamar menuntut pendekatan yang humanis dan persuasif. Oleh karena itu, keterlibatan tokoh adat (Jaro) dan pemuka masyarakat setempat menjadi kunci utama agar pesan-pesan pencegahan stunting dan pola hidup sehat dapat diterima dengan baik oleh warga.

Sinergi Lintas Sektor demi Suksesnya Agenda Nasional

Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis bahwa dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, hingga kader di lini lapangan, kunjungan kerja Menteri Kemendukbangga ini akan memberikan dampak stimulan yang besar bagi penurunan angka stunting secara meluas di Kabupaten Lebak.

Mari Bersama Kita Dukung dan Sukseskan Acara Ini Demi Mewujudkan Masyarakat Lebak yang Sehat, Sejahtera, dan Bebas Stunting!


Writer & Editor : Dio Riksa A, 2026

BAGIKAN :