Lebak, 06 Februari 2026 – Balai Penyuluh KB Kecamatan Rangkasbitung berkolaborasi dengan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AP2KB Kabupaten Lebak melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi remaja di SMAN 1 Rangkasbitung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya perencanaan kehidupan yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Materi yang disampaikan difokuskan pada dua pilar utama, yaitu Kesehatan Reproduksi dan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja
Pada sesi ini, para penyuluh memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Materi meliputi:
-
Pemahaman perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas
-
Pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi
-
Pencegahan perilaku berisiko
-
Literasi informasi yang benar dan bertanggung jawab
Edukasi ini bertujuan membekali remaja dengan pengetahuan yang tepat agar mampu melindungi diri, mengambil keputusan secara bijak, serta menghindari risiko yang dapat berdampak pada masa depan mereka.
Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)
Materi berikutnya menekankan pentingnya perencanaan pernikahan yang matang melalui program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Peserta diberikan pemahaman bahwa kesiapan menikah tidak hanya dilihat dari usia, tetapi juga mencakup kesiapan fisik, mental, sosial, dan ekonomi.
Penundaan usia perkawinan hingga mencapai usia ideal menjadi salah satu strategi penting dalam:
-
Mencegah risiko kesehatan ibu dan anak
-
Menekan angka stunting
-
Mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera
-
Mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul
Melalui kegiatan ini, DP3AP2KB Kabupaten Lebak berharap para remaja mampu merencanakan pendidikan, karier, dan kehidupan berkeluarga secara lebih terarah. Edukasi sejak dini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta memiliki perencanaan hidup yang matang.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang diskusi bagi siswa untuk menyampaikan pertanyaan maupun pandangan mereka terkait isu remaja. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa edukasi semacam ini sangat relevan dan dibutuhkan.
DP3AP2KB Kabupaten Lebak mengapresiasi dukungan pihak sekolah serta partisipasi aktif seluruh siswa. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan, diharapkan terwujud generasi muda Kabupaten Lebak yang sehat, berdaya, dan berencana demi masa depan yang lebih baik.
Writer & Editor : Dio Riksa A, 2025