Dari Anak Lebak untuk Banten: Dokumen Resmi Suara Anak Indonesia Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026 Sukses Dirumuskan
bro admin | 24 Mei 2026 | Dibaca 2 kali

RANGKASBITUNG – Mendengar dan mengintegrasikan aspirasi generasi muda merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang inklusif serta responsif anak. Berkomitmen mengawal mandat tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak memfasilitasi agenda Rapat Evaluasi Tahunan Forum Anak Lebak & Penyusunan Suara Anak Indonesia (SAI) Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026.

Kegiatan strategis yang menjadi wadah diplomasi dan pemenuhan hak partisipasi anak ini diselenggarakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor DP3AP2KB Kabupaten Lebak.

Dibuka oleh Pimpinan Baru Bidang Perlindungan Anak

Pertemuan penting ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Perlindungan Anak yang baru, dr. Karleanne Lony Primasari, M.A.R.S., didampingi oleh Pejabat Fungsional Penata Penggerak Swadaya Masyarakat (JFT PSM), Bapak Warso, S.E. Forum ini dihadiri secara aktif oleh 25 perwakilan yang terdiri dari pengurus inti, fasilitator senior, serta delegasi Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Lebak. Kehadiran dr. Karleanne selaku pimpinan baru menjadi energi positif dalam memperkuat sinergi struktural dinas dengan organisasi anak di daerah.

Tiga Rangkaian Kerja dan Hasil Nyata Forum

Melalui mekanisme sidang komisi dan diskusi yang dinamis, Rapat Evaluasi dan Perumusan SAI 2026 ini berhasil menuntaskan tiga agenda hulu:

1. Evaluasi Capaian Program Kerja Tahunan

Forum melakukan pembedahan mendalam terhadap capaian kinerja serta hambatan sosiologis yang dihadapi oleh masing-masing klaster program kerja Forum Anak Lebak pada periode sebelumnya. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur efektivitas organisasi agar ke depan dapat menghadirkan gerakan yang jauh lebih berdampak di masyarakat.

2. Brainstorming dan Pemetaan Isu Krusial Daerah

Para peserta terlibat dalam diskusi terfokus (Focus Group Discussion) untuk memetakan tantangan riil yang dihadapi anak-anak di Bumi Multatuli. Isu-isu strategis yang dibahas secara tajam meliputi pemenuhan hak sipil anak (akta kelahiran), akses pendidikan inklusif, pemantauan gizi keluarga, hingga formulasi taktis pencegahan perkawinan usia anak di tingkat desa.

3. Finalisasi dan Penandatanganan Dokumen SAI 2026

Puncak dari kegiatan ini adalah perumusan dan finalisasi butir-butir aspirasi resmi yang tertuang dalam dokumen Suara Anak Indonesia (SAI) Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026. Dokumen yang telah disepakati dan ditandatangani bersama ini siap didelegasikan secara kolektif untuk disuarakan pada forum anak tingkat Provinsi Banten.


Memahami Peran Strategis Forum Anak: Agen 2P dan P2P

Di tempat terpisah, pihak DP3AP2KB Lebak menegaskan kembali kepada publik mengenai urgensi keberadaan Forum Anak. Institusi ini bukan sekadar organisasi wadah berkumpul biasa, melainkan instrumen legal yang diakui negara untuk menjalankan peran ganda yang sangat mulia:

  • Pelopor dan Pelapor (2P): Menjadi agen pelopor (role model) dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan, literasi digital yang positif, dan pola hidup sehat di kalangan sebaya. Di sisi lain, mereka dilatih menjadi pelapor yang berani dan amanah untuk menyampaikan aduan jika melihat atau mengendus terjadinya pelanggaran hak anak di lingkungan sekitar mereka.

  • Partisipasi dalam Perencanaan Pembangunan (P2P): Menjadi jembatan resmi yang menyuarakan hak dan kebutuhan anak agar dapat diakomodasi ke dalam dokumen perencanaan anggaran pemerintah (Musrenbang) dari tingkat desa hingga kabupaten.

Menyongsong Lebak yang Ramah Anak

Perumusan Suara Anak Indonesia Tingkat Kabupaten Lebak tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa anak-anak Lebak tidak lagi ditempatkan sebagai objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang siap mengawal kemajuan daerah.

Dukungan penuh dari DP3AP2KB dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan mampu mengantarkan butir-butir aspirasi ini menjadi kebijakan konkret, demi terwujudnya Kabupaten Lebak yang benar-benar aman, inklusif, dan layak bagi tumbuh kembang generasi emas bangsa.

Mari Bersama Kita Dengarkan dan Dukung Suara Anak Lebak demi Mewujudkan Lingkungan yang Aman dan Ramah Anak!


Writer & Editor : Dio Riksa A, 2026

BAGIKAN :